Minggu, 19 Mei 2013

infeksi saluran kemih

 
INFEKSI SALURAN KEMIH PADA WANITA

Infeksi saluran kemih oleh karena itubila lekosit lebih dari 10 kemungkinan besar adainfeksi saluran kemih yaitubsekitar 50% dengan biakan.Pemeriksaan urin dengan dipstick plastic contoh ates nitrit.Bila tes dipstick plastic ini positif, berarti ada bakteri dalam urin.Perhitungan jumlah bakteri dari sediaan langsung urin tanpa pusingan dan diwarnaidengan pewarnaan Gram, bila ditemukan 1 bakteri saja pada pemeriksaan denganmikroskop makaini akan menunjukan adanya bakteriuria sekitar 88% secara kultur.Kultur urin atau biakan kumanSetelah pemeriksaan skrening diatas dibuat, maka perlu dilanjutkan dengan pemeriksaankultur atau biakan kuman, guna untuk memastikan adanya bakteriuria, jeniskuman,sekaligus tes kepekaan kuman terhadap antibiotika.5.Pemeriksaan sistoskopiPemeriksaan ini untuk menyatakan bahwa adanya lekosit dan hematuria karena adanyatumor buli-buli, sekaligus untuk melihat adanya tanda-tanda radang akut atau kronik darisaluran kemih,juga dapat melihat mungkin ada polip, divertikel yanag sangat erathubunganya dengan kejadian infeksi saluran kemih.Pemeriksaan UltrasonografiPemeriksaan ini dapat mengetahui pembesaran ginjal, adanya bendungan kelainan bentuk serta masa atau batu.Pemeriksaan PyelografiUntuk melihat bentuk ginjal, fungsi ekskresi,keadaan ureter, batu ureter, sekaligus batu buli-buli dan sebagainya.

 Infeksi saluran kemih (ISK) adalah infeksi bakteri yang terjadi pada saluran kemih. ISK merupakan kasus yang sering terjadi dalam dunia kedokteran. Walaupun terdiri dari berbagai cairan, garam, dan produk buangan, biasanya urin tidak mengandung bakteri. Jika bakteri menuju kandung kemih atau ginjal dan berkembang biak dalam urin, terjadilah ISK. Jenis ISK yang paling umum adalah infeksi kandung kemih yang sering juga disebut sebagai sistitis. Gejala yang dapat timbul dari ISK yaitu perasaan tidak enak berkemih (disuria, Jawa: anyang-anyangen). Tidak semua ISK menimbulkan gejala, ISK yang tidak menimbulkan gejala disebut sebagai ISK asimtomatis.

Gejala ISK

Penderita ISK mungkin mengeluhkan hal-hal berikut:

  • Sakit pada saat atau setelah kencing
  • Anyang-anyangan (ingin kencing, tetapi tidak ada atau sedikit air seni yang keluar)
  • Warna air seni kental/pekat seperti air teh, kadang kemerahan bila ada darah
  • Nyeri pada pinggang
  • Demam atau menggigil, yang dapat menandakan infeksi telah mencapai ginjal (diiringi rasa   nyeri di sisi bawah belakang rusuk, mual atau muntah)


Pencegahan

  • Perbanyak minum air
  • Berceboklah dengan cara dari depan ke belakang untuk mencegah bakteri dari anus masuk ke  vagina atau uretra.
  • Bersihkan alat vital Anda sebelum berhubungan
  • Buang air kecil setelah berhubungan seksual untuk membersihkan bakteri dari saluran kencing
  • Jangan menahan kencing bila Anda ingin buang air kecil
  • Mandi dengan gayung/shower, tidak dengan bath tub

Tidak ada komentar:

Posting Komentar